Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2012

Kecewa






Engkau yang sedang kecewa, ijinkanlah aku bertanya kepada hati baikmu,

Apakah engkau membutuhkan kebaikan orang lain untuk merasa bahagia?
Apakah engkau hanya akan berbahagia jika orang lain menjadi seperti yang kau inginkan?

Hari ini, cobalah untuk membebaskan hatimu dari syarat yang berada di luar kemampuanmu untuk memastikan.
Mampukanlah hatimu untuk menemukan kegembiraannya sendiri di tengah kepalsuan dan kekejian orang lain.
Karena,
Sesungguhnya syarat utama bagi kebahagiaanmu bukanlah kesetiaan orang lain yang sering palsu itu, tapi kesetiaanmu untuk melibatkan hati dan pikiranmu sendiri kepada yang baik-baik saja.
Bersyukurlah.
Pengkhianatan ini adalah cara pedih untuk menyelamatkanmu dari kepedihan yang lebih parah dan lebih panjang.
Maka berpikirlah dengan lebih sehat, agar hatimu tak perlu dipedihkan untuk mengerti.
Segera setelah kepedihan ini, akan datang pembahagiaanmu.
Mario Teguh – Loving you all as always


Tidak jarang, kita sebagai manusia sering merasa kecewa terhadap siapa saja..  bukan kita tidak baik, tetapi mereka yang tidak baik kepada kita...... Mengutip kata motivasi Mario Teguh, bahwa kita butuh kebaikan orang untuk membuat kita bahagia. Sesungguhnya kita ini egois, karena kita hanya ingin menerima yang baik. Tentu yang kita dapatkan akan berlawanan.. karena fakta dunia memang begini.

Apakah Fakta dunia ?
  1. Orang Baik lebih sedikit daripada orang jahat.
  2. Orang egois lebih banyak daripada orang yang pemurah dan pemberi
  3. Orang yang tidak bermoral lebih banyak daripada orang bermoral dan berintegritas
  4. Orang miskin lebih banyak dari orang kaya
  5. Orang susah / negatif lebih banyak dari orang senang / positif
  6. dlll....
Kalau kita menyadari fakta dunia ini, alangkah leganya hati dan pikiran kita, karena tidak lagi menuntut orang lain harus baik kepada kita. Apalagi situasi masyarakat kita yang gampang marah, gampang tersinggung, kita tidak bisa berharap banyak mereka harus baik pada kita... Orang yang kita maksud itu adalah semua orang tanpa terkecuali, orangtua, family, adik/kakak, teman, guru, bos, atau pemimpin agama, pemimpin masyarakat.

melibatkan hati dan pikiranmu sendiri kepada yang baik-baik saja.
Setelah kita paham benar tentang fakta manusia sekarang, step selanjutnya adalah kita harus fokuskan hati dan pikiran sendiri pada yang baik-baik saja. Setiap harinya kita akan berinteraksi dengan orang-orang yang susah/negatif, tidak bermoral, tidak pemurah, tidak baik, dan miskin, atau kaya tapi sombong dan tidak bermoral. Kita harus bisa cepat melupakan yang jelek, dan fokus pada kegiatan yang baik saja.

Dengan kesabaran dan kegigihan, apa pun mungkin.
Karena keberhasilan tidak terletak di awal perjalanan.
Karena kemudahan terletak di balik kesulitan.
Karena keajaiban adalah hadiah bagi yang berani.
Karena kesejahteraan adalah hak bagi yang bertahan.
Karena kedamaian adalah anugerah bagi yang bersabar.
Dan karena kemuliaan adalah rahmat bagi yang ikhlas.
Maka bersabarlah,
dan tetaplah setia kepada kebaikan yang Anda yakini.
Selalu ingatlah,
Dengan kesabaran dan kegigihan, apa pun mungkin

Dan engkau datang kepadaku mengeluh,
hidup ini sulit membuatmu bersemangat,
karena semuanya tidak pasti.
Ketahuilah, bahwa justru karena itulah
… engkau harus bergembira.
Jika semua tidak pasti, berarti semuanya mungkin.
Karena semuanya tidak pasti,
maka belajar dan bekerja keraslah
agar engkau bisa mendapatkan kemungkinan baik.
Sesungguhnya
engkau hanya akan sebahagia dugaanmu, dan seberhasil upayamu

Kamis, 22 Desember 2011

Bangkit Walau Apapun Terjadi

Bangkit Walau Apapun Terjadi


Artikel ini di ketik di pagi hari yang sejuk, karena malamnya gak bisa tidur sampai jam 3 pagi.. Dan tetap harus bangun jam 7 pagi untuk aktifitas.. memberi inspirasi saya untuk menuliskan artikel ini. Kok gak bisa tidur? hm.. ya, karna seharian saya terlalu keras menggunakan otak ini.. sehingga terlalu semangat dimalam harinya.. he...


Untuk bisa bangkit.. alasan yang paling sederhana adalah kita tidak punya cara lain.. artinya apapun yang terjadi kita tetap harus bangun dan bangkit berjuang. Cuma itulah satu-satunya cara ketika kita down , saat kita sedang lemah. keep fight.. adalah modal awal untuk melangkah kedepan.


Tidak ada alasan bagi kita untuk menyerah, merenung nasib, mengeluh dan putus asa. Itu hanya membuang energy saja. Alangkah baiknya kita berfokus untuk membangun kekuatan... Ya.. membangun kekuatan..


Kekuatan apa saja yg perlu kita bangun :

  • Kekuatan hati......tetap positif... tetap bersemangat.
  • Kekuatan finansial
  • kekuatan iman
Untuk bisa melakukan semua itu tentulah tidak akan gampang. Kita akan sering menemui kendala, banyak orang yang akan menyusahkan kita dibanding orang yang akan membantu anda. Entah mengapa selalu begitu. karena itu kita perlu satu jurus lagi untuk bisa tetap membangun kekuatan. Itulah ... Memaklumi...(bao rong)

Mencoba Memaklumi Orang Lain dengan Positif Thinking

Possitive thinking memang sangat dibutuhkan dalam keseharian kita. Dengan berpikir positif, kita tidak akan termakan omongan seseorang yang sedang marah ataupun yang menjelek-jelekkan seseorang yang lain.
Orang-orang yang berpikir positif biasanya adalah orang yang menjadi tempat untuk mencurahkan hati bagi teman-temannya, karena mereka memberikan masukan-masukan yang baik dan tidak menjatuhkan orang lain.
Beberapa orang memang belum dapat memaklumi orang lain. Sebenarnya, pada manusia terdapat sifat-sifat yang memang tidak bisa diubah, namun itulah yang menjadikan kita memiliki watak yang berbeda-beda. Sifat-sifat ini ada yang positif dan negatif. Sifat-sifat negatif inilah yang tidak bisa dimaklumi orang lain. Padahal, sifat-sifat ini sukar dihilangkan dalam jangka waktu yang sempit, namun jika kita memberi tahu sifat negatif tersebut kepada ybs dengan baik, maka ybs pun akan merubah sifat negatifnya. Kita sebagai yang tidak menyukai sifat tersebut hendaknya memberi kesempatan pada ybs untuk merubahnya.
Dengan memberi waktu pada ybs, kita dapat belajar untuk memaklumi orang lain bahwa merubah sifat negatif itu bukan hal yang mudah. Yang terpenting, yaitu kita sudah menyampaikan apa yang sebenarnya kita rasakan.
Jika ybs masih melakukan apa yang tidak enak menurut kita, hendaknya kita memberi nasihat kembali dan memaklumi hal itu sabagai proses dari merubah sifat negatif tersebut.
Berikut adalah ciri-ciri ataupun sebab orang yang belum dapat memaklumi orang lain.
  • Belum bijaksananya seseorang
  • Belum dewasanya seseorang
  • Belum melihat dirinya sendiri lebih dekat
Nah, berikut adalah cara-cara untuk memaklumi orang lain.
  • Bersikaplah bijaksana dan dewasa
  • Lihat diri sendiri yang juga memiliki sifat negatif seperti orang lain
  • Lihat dan belajarlah dari orang lain yang memang telah memaklumi orang lain
  • Mikir kalo orang terdekat kamu udah maklumin kamu

Yang berikut ini adalah hikmah dari memaklumi orang lain
  • Menjadikan kita orang yang dapat berpikir positif
  • Menjadikan kita tempat cuhat orang lain (dipercaya)
  • Memperbanyak teman dan mempererat pertemanan, karena teman berpandangan bahwa kita dapat memahami dan memaklumi mereka
Nah.. kekuatan memaklumi itu begitu penting bagi ketentraman batin kita. Kita tidak mungkin merubah situasi dengan kemampuan kita sekarang. Tetapi kita bisa merubah cara kita menerima semua itu dengan hati lapang data, dengan jiwa pemaaf... Dengan sikap mental seperti ini, akan memberikan kesejukan ditengah pertikaian..

Dengan demikian kita bisa tetap melangkah dengan baik, walau sekeras apapun situasi hidup, tapi jiwa kita bisa tentram... Jiwa yang tentram adalah kunci utama kebahagiaan... Anda sudah mencapainya...












Kamis, 15 Desember 2011

Hancurnya ekonomi barat

Hancurnya ekonomi barat

LOH kok bisa? bukankah Amerika negara super power, adidaya ? Negara yang mampu berperang dan menjajah negara mana saja yang ia suka.. Kini mengalami krisis dan kehancuran.. 


Berikut adalah ceritanya : 




AS dan Eropa sudah gagal menerapkan kebijakan ekonominya dan rakyat yang harus menanggung akibatnya. Demikian pernyataan Dr. Paul Craig Robert dalam analisa yang ditulisnya di Global Research tentang memburuknya perekonomian di AS dan Eropa,
Robert bahkan menyindir para pengambil kebijakan di AS dan di Eropa, yang menurutnya hanya berupaya menyelamatkan orang-orang kaya dari krisis ekonomi, meski harus mengorbankan kondisi perekonomian negara.
Dalam analisanya, Robert menyebutkan tiga alasa kegagalan kebijakan ekonomi di AS dan Eropa. Pertama, para pembuat kebijakan hanya fokus pada bagaimana agar perusahaan-perusahaan di luar negeri bisa memindahkan pekerjaan-pekerjaan kelas menengah serta permintaan konsumen, basis pajak, Produk Domestik Bruto dan karis terkait dengan jenis pekerjaan, ke negara-negara seperti China dan India, dimana upah buruk masih sangat murah.
Kedua, para pembuat kebijakan mengizinkan deregulasi keuangan yang memberikan kelonggaran pada tindak penggelapan uang dan pemanfaatan utang dengan skala yang tidak terbayangkan sebelumnya.
Ketiga, para pembuat kebijakan merespon dampak dari krisis finansial ini dengan memberlakukan penghematan terhadap hal-hal yang merupakan kebutuhan bagi penduduk dan menjalankan perusahaan percetakan untuk menyelamatkan bank-bank dan mencegah kerugian yang lebih besar bank-bank tersebut, tanpa mempedulikan biaya yang dibebankan pada perekonomian nasional dan kelompok masyarakat tak berdosa.
Membuka lapangan kerja di negara lain dimungkinkan setelah runtuhnya Uni Sovyet, dan India serta China mulai membuka akses luas bagi kebutuhan akan tenaga buruh yang kemudian dieskploitasi oleh Barat. Tekanan di Wall Street akan tuntutan profit yang tinggi, membuat perusahaan-perusahaan AS merelokasi pabrik-pabriknya di luar negeri. Buruh-buruh asing yang bekerja untuk kepentingan modal Barat, dengan teknologi, ketrampilan bisnis, harus seproduktif para buruh di AS.
Di sisi lain, berlebihnya suplai buruh (dengan standar hidup yang lebih rendah) itu artinya, buruh di India dan Cina bisa dibayar lebih rendah dibandingkan kontribusi produk yang mereka hasilkan. Keuntungan mengalir ke arah yang berbeda. Keuntungan hanya mengalir ke para pemegang modal dan ke para eksekutif perusahaan dalam bentuk bonus.
Laporan Manufacturing and Technology News edisi 20 September 2011 tentang Sensus Triwulanan tentang Gaji dan Pekerja menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, AS menutup sekira 54. 621 pabriknya, dan jumlah pekerja yang bekerja di pabrik mereka turun sebesar 5 juta orang. Selama lebih dari satu dekade, sejumlah perusahaan yang lebih besar (yang mempekerjakan lebih dari 1.000 orang) menurun jumlahnya hingga 40 persen. Jumlah pabrik AS yang mempekerjakan 500-1.000 orang turun hingga 44 persen, perusahaan yang pekerjanya antara 250-500 orang jumlahnya turun sekira 57 persen dan perusahaan dengan pekerja 100-250 orang, jumlahnya menurun sekira 30 persen. Perusahaan-perusahaan yang bankrut itu, sebagian karena gagal menjalankan bisnisnya.
Sejumlah politisi di AS menyalahkan kolapsnya sektor manufaktur AS pada persaingan yang dilakukan para pengusaha Cina dan menuding telah terjadi praktek-praktek perdagangan yang curang. Meski faktanya, perusahaan-perusahaan AS-lah yang merelokasi pabrik-pabriknya ke luar negeri, yang artinya mengganti produksi dalam negeri dengan mengimpor barang. Setengah dari impor AS berasal dari Cina, yang terdiri dari produk-produk pabrik AS di luar negeri.
Masalah standar gaji juga menjadi substansial. Laporan Biro Statistik AS tahun 2009 menunjukkan bahwa upah bersih pekerja per-jam di AS adalah 23,3 USD, pengeluaran untuk asuransi sebesar 7, 90 USD untuk kompensasi per jam, sehingga total kompensasi yang dikelurakan perusahaan untuk pegawainya sekira 33, 53 USD. Sedangkan di Cina, total biaya buruh per-jam cuma 1,36 USD, dan di India cuma beberapa sen saja. Sehingga perusahaan yang memindahkan pabriknya ke China dengan jumlah pekerja 1.000 orang, bisa menghemat sekitar 32.000 USD per-jam untuk biaya buruh. Penghematan itu dijewantahkan dalam harga produk yang tinggi dan kompensasi untuk para eksekutif perusahaannya, bukan untuk pada harga produk yang seharusnya lebih murah bagi konsumen yang sejatinya tetap menjadi pengangguran tak kentara.
Para ekonom dari kelompok Republikan menuding "tingginya gaji di AS" yang memicu tingginya tingkat pengangguran di negeri itu saat ini. Sekarang tingkat gaji di AS menjadi yang terendah di antara negara-negara maju lainnya, seperti Norwegia, Denmark, Belgia, Austria dan Jerman.
Sementara di Eropa, menurut Robert yang juga asisten Kementerian Keuangan untuk Kebijakan Ekonomi dan editor di Wall Street Journal ini, krisis ekonomi disebabkan karena bank-bank di Eropa yang terlilit krisis finansial karena tanpa mereka sadari, selama ini membeli instrumen-instrumen finansial sampah yang dijual di Wall Street.
Eropa mencoba memberikan dana talangan, yang uangnya juga didapat dari pinjaman Federal Reserves AS. Situasinya makin sulit karena penggunaan mata uang bersama euro antara negara-negara Uni Eropa, kecuali Inggris. Negara-negara Uni Eropa harus kehilangan peran bank-bank sentralnya sebagai kreditor. Sementara di AS dan Inggris, bank sentral mereka bisa mencetak uang untuk membayar utang-utangnya. Hal ini tidak bisa terjadi di negara-negara anggota Uni Eropa. Dan sejumlah negara Uni Eropa pun merasakan akibatnya karena mengalami gagal bayar utang-utang mereka, sebut saja Portugal, Irlandia, Italia, Yunani dan Spanyol karena bank-bank sentral mereka tidak bisa mencetak euro sendiri dan hanya European Central Bank yang bisa melakukan pencetakan.
Sama hal nya dengan di AS, di Eropa kebijakan ekonomi yang diterapkan lebih kepada upaya menyelamatkan bank-bank swasta dari kebangkrutan.
Begitulah yang terjadi, kebijakan ekonomi di Barat dan Eropa menjadi alat bagi orang-orang kaya untuk memperkaya diri sendiri, dan membiarkan kemiskinan makin menyebar di kalangan penduduk dunia yang tak berdaya secara ekonomi dan finansial. 
Kalau kita melihat apa hikmah dibalik kisah ini dapat menginspirasikan kita bahwa Uang ternyata dikuasai 1% saja oleh para pengusaha swasta . Sedangkan sisanya dibagi-bagi untuk rakyatnya.. 
Kita pasti tergiur dengan gaji buruh 1 jam saja 23 dolar.. kalau dirupiahkan Rp 200.000. kerja 10 jam dapat Rp.2juta.. kerja sebulan full dapat gaji Rp.60juta.. setara gaji gubernur / CEO / Direktur di Indonesia.. Seharusnya rakyatnya kaya raya kan? 
Kok bisa mengalami krisis? 
Itulah sebuah pelajaran yang harus kita petik.. dari artikel Hidup Itu Keras... fakta krisis ini karena mereka tidak pernah mengalami kerasnya hidup. Kerja sedikit saja sudah dibayar mahal. Karena negara mereka kuat, negara mereka membangun banyak pabrik di seluruh dunia untuk mengeruk emas, batubara, dan minyak bumi bangsa lain. untuk dibawa ke negaranya.
Lalu rakyatnya dimanja oleh teknologi, budaya bebas. hiburan, dan kepuasan materi.. Kalau berprestasi seperti pemain bola, gajinya bisa Rp. 500Miliar per tahun kontraknya. Bisa setara dengan pengusaha kelas atas negara kita. Begitu mudahnya menghasilkan Uang membuat setiap orang merasa its so easy.. Mudah juga menghabiskan uang.. kebanyakan mereka menghabiskan uang untuk bermabuk-mabukan di klab malam, atau berpesta dansa dirumahnya. 
Akhirnya... hancurlah ekonomi mereka.. ironis.. 
Saudaraku.. marilah bangkitkan kekuatan kita untuk memahami fakta ini.. ini menjadi pelajaran bagi kita agar tidak memanjakan rakyat kita kelak.

regard..

TY.co

Selasa, 13 Desember 2011

Kerasnya Hidup

KERASNYA HIDUP

Hidup itu keras kawan....

Perlu anda sadari bahwa hidup itu keras, dan sesungguhnya keras itu baik untuk anda... Dalam semua masalah didunia ini, tua muda merasakan kerasnya hidup dan mencari rezeki semakin sulit. Persaingan global dan pasar yang semakin menggila... Tidak sedikit orang yang dulunya sukses, kini stress dan bangkrut.. Hidup ini memang ada naik dan turun nya..


mari kita simak cerita berikut ini yang saya kutip dari sebuah blog : 


selamat siang pembaca (ceritanya saya ngetik ini siang hari)

Tiba-tiba aja terlintas di pikiran saya buat nulis ini. Kebetulan saya tinggal di desa. satu desa bernama Purwokerto di Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kalo tiap siang hari, disini banyak banget penjual cemilan ato makanan2 kayak bakso dsb. lewat di jalan depan rumah. dan pasti tidak asing bagi kalian mendengar suara2 kode mereka seperti mangkuk yang dipukul sendok, suara bambu, atau pedagang yang meneriakkan dagangannya. Diantara mereka ada seorang pedagang kerupuk keliling yang biasanya meneriakkan "krupuk... krupuuuuuukkkkkkk" . Tiap siang hari suara itu terdengar dari dalam kamar saya. Tapi suatu hari ada yang sedikit menggelitik kuping saya, waktu pedagang itu meneriakkan "krupuk krupuuuuukkkkkkpulsa pulsaaaaaaa...... roti rotiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.... tas wanitaaaaaa....... tas wanita........"

(dalem ati saya bilang "waduh banyak banget" padahal setahu saya itu pedagang cuma keliling pake motor bebek)... pas saya liat keluar rumah... ternyata bener... itu tukang jualan kerupuk yang biasanya. di motornya udah ada macem2 dagangan yang sebenernya gak nyambung antara satu & lainnya. udah kayak supermarket berjalan aja (lain kali saya akan foto)... disitu langsung saya diem bentar, sambil merenung.

[sampe dia sekeras itu berusaha. apa yg bisa dijadiin bahan dagangan semua dibawa... padahal tiap hari lewat juga kadang kayaknya ga dapet pembeli satupun. Sebenernya sering kesian liat orang yang udah dagang keliling seharian tapi pembelinya cuma dikit ato bahkan ga dapet pembeli sama sekali. Trus keluarganya makan apa?]

sampe-sampe suatu hari pas dia lewat, ibu saya bilang ke saya,
loading... translate dari bahasa jawa ke bahasa Indonesia
"pulsamu ada gak? kalo gak ada pulsa mbok beli di orang itu aja, ibuk kesian, tiap hari lewat teriak-teriak gt tapi pembelinya hampir gak ada..."

buat anda-anda semua yang mungkin rumahnya di deket sini, kalo kebetulan dia lewat depan rumah kalian pas kalian gak ada pulsa ato pengen kerupuk, tolong dibeli ya.... 

dan doa pesan pribadi saya untuk beliau, "jangan nyerah pak, suatu saat perjuangan bapak pasti membuahkan hasil..."




Tentu tidak semua mengalami nasib kondisi seperti ini, bila anda tidak merasa hidup ini keras, silahkan tutup blog ini.. karena anda lahir di keluarga lebih harmonis, saudara dan family yang baik, teman dan lingkungan yang kondusif. Artikel kerasnya hidup ini tidak akan menjadi MOTIVASI bagi anda, toh anda tidak pernah merasakan kerasnya hidup... karna karma baik anda masih ada..


Adalah beruntung bisa mendapatkan kelancaran, kesuksesan yang gampang, tanpa perlu kerja keras, lahir di keluarga baik dan kaya raya.. sekolah di sekolah terbaik, dengan fasilitas terbaik, lalu kalau mau bekerja / berbisnis akan disiapkan properti dan modal usaha miliaran rupiah. Tinggal ngejalanin dan menerima profit. Kalau mau berumah tangga, akan disiapin rumah mewah, mobil mewah, dan semua fasilitas mewah.. Tidak perlu keluar sedikitpun usaha, langsung mendapatkannya.. Thats call lucky.


Bagi kita yang tidak bernasib sebaik itu, sebaiknya tahu diri.. sadar diri dan introspeksi. tidak menyalahkan siapapun.. mereka bisa bernasib baik karena karma baik nya.. Kita kurang beruntung karena kita kurang karma baiknya. namun bukan berarti kita pasrah pada nasib dan takdir. Ayo bangkit, ambil semua hikmah dan jadikan cambuk atau batu loncatan bagi kemajuan prestasi anda.




Step by step  :
  1. Cintailah dirimu sendiri ...  its simple... just love your self.. hargai dirimu sendiri, beri dia yang terbaik, makanan bergizi, ilmu yang baik. kedudukan yang mantap.. Narcis banget sih.. Gak bermaksud narcis kok. tujuannya membangkitkan kepercayaan diri.. kalau sudah PD, apapun akan gampang kita lalui..
  2. Berhenti mengeluh.... Mungkin anda mengeluhkan orangtua kita, sabahat, atau menyalahkan ini dan itu. maka saya ingin memberitahu sesuatu pada anda...tidak ada seorangpun yang bertanggung jawab atas hidup anda. Itulah sebabnya kita harus berhenti mengeluh.. gak manja, dan mengandalkan diri sendiri...
  3. No one can help you...  kedengarannya menakutkan.. tapi ini fakta.. Saat ada butuh duit, pinjam ke orang tua, atau family, jarang skali dibantu.. biasanya mereka banyak alasan.. inilah yang menjadikan kita semakin mandiri.. dan tabah..
Kedengarannya menakutkan... harus mengandalkan diri sendiri saja? benar-benar kesepian ? Bukankah disekolah kita diberitahu kalau manusia itu makhluk sosial, yang saling membantu satu sama lain.. Kok harus sendirian? Bukan begitu maksud saya.. Kalaulah ada bantuan, terimalah.. kita memang tidak bisa hidup sendiri.. tapi yang ingin saya tekankan adalah.. Kita memang hanya bisa mengandalkan potensi kita sendiri. Potensi diri yang mantap inilah yang akan menuntunmu : 
  • Mencari ilmu / pengetahuan yang baik
  • Mencari teman / sahabat yang setia
  • Mencari pasangan hidup yang harmonis
  • Mencari karyawan yang jujur dan ulet
  • Mencari rekan bisnis yang mantap 
  • Mencari pemimpin yang teladan
  • Mencari bisnis / kerjaan yang masa depannya baik
  • Mencari dan menemukan semua yang baik untuk kelanjutan bisnis anda.
Tentu saja semua ini butuh potensi dan kemampuan yang terasah.



Hidup ini keras bagi orang-orang yg lemah : lemah imannya, lemah usahanya, lemah impiannya, lemah mentalnya.Hidup ini lunak bagi orang-orang yg kuat : kuat imannya, kuat usahanya, kuat impiannya, kuat mentalnya.Jika kita kuat menghadapi kehidupan, maka kehidupan akan lunak kepada kita. Jika kita lemah menghadapi kehidupan, maka kehidupan akan keras kepada kita.Mari fokus membangun kekuatan hari demi hari. Meski terlihat kecil dan kadang melalui banyak kesalahan, itu adalah fondasi yg akan menguatkan usaha kita jangka panjang.“Hidup kita mengikuti apa yg kita Fokuskan sejak kini”
YAH.. FOKUS MEMBANGUN KEKUATAN 

Inilah tugas kita selanjutnya.. Setelah kita sadar hidup ini ternyata lunak kepada orang yang kuat... maka mari kita membangun kekuatan kita.. Setiap hari fokus kita adalah membangun kekuatan baru.. bukannya menyesali yang sudah terjadi... tetapi membangun masa depan kuat dari usaha kita sekarang ini...



  • Kekuatan Jasmani.... sehatkan tubuh anda dengan bervegetarian dan hidup mengikuti pola hidup sehat. karena tubuh anda adalah aset.
  • Kekuatan Rohani .... mantapkan iman anda pada Tuhan.. Percayalah Tuhan tidak akan memberikan ujian yang tak pernah bisa kita selesaikan.
  • Kekuatan Finansial... perbanyaklah sumber penghasilan anda. hiduplah hemat dan cermat. Maka sukses akan cepat menghampiri anda.

Apa yang terjadi bila anda terlalu beruntung?

Salah seorang teman yang sedang menghadapi masalah bercerita kepada saya tentang temannya yang bekerja di salah satu BUMN. Dia berkata tentang betapa nyamannya kehidupan temannya tersebut, sepertinya hidup tanpa masalah. Menurutnya, pekerjaan temannya itu ringan, tidak perlu lembur bahkan bisa dibilang agak santai karena kalau pekerjaannya sedang sedikit ia bisa hangout sama teman-teman untuk sekedar minum kopi atau makan makanan ringan di kafe terdekat. Gaji cukup besar, walaupun kinerja tidak terlalu maksimal. Alhasil hidupnya terlihat enak, apalagi didukung oleh sikapnya yang terlihat seperti sikap hidup kalangan jetzet.

Kehidupan temannya itu sangat kontradiktif dengan kehidupan teman saya. Teman saya memulai harinya di pagi hari dengan bekerja pada salah satu instansi swasa dengan jam kerja 7-4 atau masuk jam 7 pagi, pulang jam 4 sore. Setelah itu dia masih harus bekerja di tempat lain (pekerjaan sampingan) dari jam 5 sore sampai kira-kira jam 6:30 bahkan kadang sampai jam 7 malam. Demikianlah rutinitas hariannya. Dia merasa sangat lelah karena beban kerja yang harus ditanggung dan tantangan yang harus dihadapi dari dua pekerjaan tersebut.
Sambil melamun tentang temannya itu lalu dia berkata kepada saya, “Enak ya jadi orang yang beruntung, coba aja kalo hidup kita seberuntung orang itu. Tidak perlu kerja keras kayak kita, tapi duit tetep ngalir. Kita, udah kerja mati-matian, pergi pagi pulang malam tapi duit tetap pas-pasan.” Dalam hitungan sepersekian detik saya langsung merespon setuju dengannya. “Iya bener, enak ya jadi orang yang nggak perlu kerja keras tapi penghasilan mengalir deras”. Itulan respon spontan saya kepadanya yang kemudian dengan cepat langsung saya ralat dan keluarlah kata-kata dukungan ini, “Tenang frend, dunia ini ngga selamanya susah buat kamu, akan ada waktunya kamu menikmati hasil dari kerja keras kamu selama ini. Mungkin bukan kamu yang ngerasain sekarang tapi anak-anak kamu nantinya.” Demikianlah akhir dari percakapan kami.

Jika dipikir-pikir memang enak jadi orang yang beruntung. Ketika ada lowongan PNS, kita bisa lulus tanpa sogok-menyogok. Ketika ditempatkan bekerja, pas dapat tempat yang basah dengan resiko kecil. Jam kerja bisa dimainin, hari kerja bisa diatur. Yang lebih beruntungnya lagi atasanpun melakukan hal yang sama sehingga di kantor tidak ada yang ditakuti atau dihormati karena semua sama.
Keberuntungan yang lain adalah menjadi orang yang lahir di tengah keluarga yang sudah mapan secara ekonomi dengan harta yang tidak akan habis sampai empat keturunan. Apapun yang diinginkannya bisa dengan mudah didapat tanpa harus kerja keras. Hmmmm, betapa beruntungnya orang itu.
Akan tetapi apakah benar-benar enak menjadi orang yang selalu beruntung? Apakah enak menjadi orang yang hidupnya tanpa masalah? Apakah enak menjadi orang yang selalu bahagia dan tidak pernah menderita? Apakah enak menjadi orang yang tidak pernah tau artinya sedih dan kecewa? Apakah enak menjadi orang yang selalu diterima dengan baik dan tidak pernah merasakan rasanya ditolak, dihina dan direndahkan?
Buat saya, jika ada orang yang hidup 99% keberuntungan dan hanya 1% kerja keras, maka orang tersebut adalah orang yang paling menderita di bumi ini. Saya berpikir demikian karena pastilah sia-sia bagi orang tersebut memiliki otak karena tidak diperlukan lagi untuk berpikir, tangan tidak diperlukan untuk bekerja, kaki tidak diperlukan untuk berjalan mencari pekerjaan, emosi yang tidak perlu dikontrol karena segala sesuatunya sudah baik, mata tidak diperlukan lagi untuk melihat hal-hal yang menakjubkan yang ingin diraih. Segala sesuatu di bumi ini menjadi hambar karena apa yang diinginkan bisa dengan mudah didapat.
Saya bangga pada orang-orang yang menganut paham 99% kerja keras dan 1% keberuntungan. Hidupnya akan menjadi lebih indah karena kebahagiaan dan kesuksesannya didapat dengan perjuangan bukan karena keberuntungan. Orang-orang yang menggunakan segenap kekuatannya dan memaksimalkan kemampuannya untuk selalu bekerja dan berusaha menjadi sosok pribadi yang tangguh menghadapi beratnya hidup dan tidak putus asa walaupun masalah berat datang menghampiri. Orang-orang yang memiliki impian dan bekerja keras untuk menggapai mimpi tersebut. Orang-orang seperti itulah yang layak disebut sebagai pemenang. Pemenang dalam menaklukkan kehidupan.
Teruslah bekerja dan berusaha. Jangan menyerah dan tetaplah bermimpi. Akan datang waktunya dimana kesuksesan dan kebahagian memenuhi hidup kita.


salam kerja keras...


regards.

TY.co